Kamis, 01 Mei 2014

Cloud Computing dan Aplikasinya

Cloud Computing adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer (‘komputasi‘) dan pengembangan berbasis Internet (‘awan’). Awan (cloud) adalah metefora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer tersebut, awan (cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya. Ia adalah suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service), sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet (“di dalam awan”)  tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya. Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE Internet Computing “Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain.” Itu semua menurut Wikipedia.
Untuk itu Cloud computing tidak lama lagi akan menjadi realita, dan ini akan memaksa para IT professional untuk cepat mengadaptasi yang dimaksud dengan teknologi ini. Akibat dari keadaan sosial ekonomi yang terus mengalami revolusi yang sangat cepat sehingga melahirkan cloud computing, dimana teknologi ini dibutuhkan untuk kecepatan dan realibilitas yang lebih dari teknology yang sebelumnya sehingga teknologi ini nantinya akan mencapai pada tingkat investasi dalam term cloud service yang cepat dan mudah.
Cloud sudah hadir di depan kita saat ini, namun apa itu cloud ? kemana tujuanya ? dan apa resikonya? dan bagaimana organisasi IT mempersiapkan ini ? itulah pertanyaan yang setidaknya akan hadir oleh beberapa praktisi ataupun peminat IT, Cloud computing pada dasaranya adalah menggunakan Internet-based service untuk meng support business process. Cloud service biasanya memiliki beberapa karakteristik, diantaranya adalah:
Sangat cepat di deploy, sehingga cepat berarti instant untuk implementasi.
  • Nantinya biaya start-up teknologi ini mungkin akan sangat murah atau tidak ada dan juga tidak ada investasi kapital.
  • Biaya dari service dan pemakaian akan berdasarkan komitmen yang tidak fix.
  • Service ini dapat dengan mudah di upgrade atau downgrade dengan cepat tampa adanya Penalty.
  • Service ini akan menggunakan metode multi-tenant (Banyak customer dalam 1 platform).
  • Kemampuan untuk meng customize service akan menjadi terbatas.
Teknologi cloud akan memberikan kontrak kepada user untuk service pada 3 tingkatan:
  • Infrastructure as Service, hal ini meliputi Grid untuk virtualized server, storage & network. Contohnya seperti  Amazon Elastic Compute Cloud dan Simple Storage Service.
  • Platform-as-a-service: hal ini memfokuskan pada aplikasi dimana dalam hal ini memungkinkan developer untuk tidak memikirkan hardware dan tetap fokus pada application development nya tampa harus mengkhawatirkan operating system, infrastructure scaling, load balancing dan lainya. Contoh nya yang telah mengimplementasikan ini adalah Force.com dan Microsoft Azure investment.
  • Software-as-a-service: Hal ini memfokuskan pada aplikasi denga Web-based interface yang diakses melalui Web Service dan Web 2.0. contohnya adalah Google Apps, SalesForce.com dan social network application seperti FaceBook.
Beberapa investor saat ini masih mencoba untuk mengekplorasi adopsi teknologi cloud ini untuk dijadikan bisnis sebagaimana  Amazon dan Google telah memiliki penawaran khusus pada untuk teknologi cloud,Microsoft dan IBM juga telah melakukan investasi jutaan dollar untuk ini.
Melihat dari tren ini kita dapat memprediksi masa depan, standard teknologi akan menjadi lebih sederhana karena ketersediaan dari banyak cloud service.

Resiko Cloud computing

Sebagaimana yang dikatakan sebagai bisnis service, dengan teknologi cloud anda sebaiknya mengetahui dan memastikan apa yang anda bayar dan apa yang anda investasikan sepenuhnya memang untuk kebutuhan anda menggunakan service ini. Anda harus memperhatikan pada beberapa bagian yaitu:
  • Service level – Cloud provider mungkin tidak akan konsisten dengan performance dari application atau transaksi. Hal ini mengharuskan anda untuk memahami service level yang anda dapatkan mengenai transaction response time, data protection dan kecepatan data recovery.
  • Privacy - Karena orang lain / perusahaan lain juga melakukan hosting kemungkinan data anda akan keluar atau di baca oleh pemerintah U.S. dapat terjadi tampa sepengetahuan anda atau approve dari anda.
  • Compliance - Anda juga harus memperhatikan regulasi dari bisnis yang anda miliki, dalam hal ini secara teoritis cloud service provider diharapkan dapat menyamakan level compliance untuk penyimpanan data didalam cloud, namun karena service ini masih sangat muda anda diharapkan untuk berhati hati dalam hal penyimpanan data.
  • Data ownership – Apakah data anda masih menjadi milik anda begitu data tersebut tersimpan didalam cloud? mungkin pertanyaan ini sedikit aneh, namun anda perlu mengetahui seperti hal nya yang terjadi pada Facebook yang mencoba untuk merubah terms of use aggrement nya yang mempertanyakan hal ini.
  • Data Mobility – Apakah anda dapat melakukan share data diantara cloud service? dan jika anda terminate cloud relationship bagaimana anda mendapatkan data anda kembali? Format apa yang akan digunakan ? atau dapatkah anda memastikan kopi dari data nya telah terhapus ?
Untuk sebuah service yang masih tergolong kritis untuk perusahaan anda, saran terbaik adalah menanyakan hal ini se detail detailnya dan mendapatkan semua komitmen dalam keadaan tertulis. Di dalam Komputasi awan pun ada  suatu konsep umum yang mencakup SaaS, Web 2.0, dan tren teknologi terbaru lain yang dikenal luas, dengan tema umum berupa ketergantungan terhadap Internet untuk memberikan kebutuhan komputasi pengguna. Sebagai contoh, Google Apps menyediakan aplikasi bisnis umum secara daring yang diakses melalui suatu penjelajah web dengan perangkat lunak dan data yang tersimpan di server.
Nah, karena fitur yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari (terutama mahasiswa) dokumen-dokumen text dan presentasi, berikut ini cara-cara menggunakan Google Docs untuk pemula.
1. Sebelum masuk ke dalam Google Docs, pastikan kalian sudah memiliki akun universal Google. Apa itu akun universal Google? Jadi sekarang Google sudah mengintegrasikan akun Gmail untuk semua layanan fasilitas Google. Nah, kalau udah punya Gmail, gunakan akun itu untuk semua fasilitas Google.
2. Setelah pastikan anda memiliki aklun Google, sekarang saya minta anda untuk yakinkan diri anda bahwa anda sudah memiliki akun Google, kalau belum yakin silahkan kembali ke langkah pertama.
3. Bukan http://www.docs.google.com dan masukan akun Google.com pada bagian login.
 4. Setelah masuk ke Google Docs, nah ini adalah halaman tampak muka awal Google Docs, di bagian tengah yang paling jumbo sendiri itu nantinya akan diisi oleh dokumen yang kita miliki di Google Docs, yang pernah diedit dengan Google Docs atau dokumen orang lain yang mengundang kita untuk membaca / mengedit dokumen tersebut.
5. Untuk memulai kerja kita bisa memilih tombol “create new” atau langsung bekerja dengan membuka file yang sudah ada di kotak jumbo yang berisi daftar koleksi dokumen.
Nah, setelah bisa masuk ke Google Docs, kita bisa mulai bekerja, namun sebelumnya ada beberapa tips untuk menggunakan Google Docs.
1.   Fasilitas Upload dokumen
Di Microsoft Office atau atau Open Office, kita biasa mengenal perintah open document namun pada Google Docs ada 2 pilihan untuk membuka dokumen, yang pertama memilih dokumen di halaman awal Google Docs dan mengupload dokumen agar menjadi bagian dari dokumen online di dalam list koleksi Google Docs. Jadi kalau kita mau membuka dokumen di Google Docs caranya cukup mudah, langsung saja klik upload dan buka file yang sudah di upload.
2. Fasilitas Download dokumen
Sama seperti yang diatas, kita bisa menyimpan dokumen kita di server Google, namun kita juga bisa menyimpang file yang telah kita olah di Google Docs dengan cara memilih opsi file > download as. di download as ini memiliki banyak format penyimpanan dokumen walaupun tidak sekaya program office berbayar. Untuk menyimpan dokumen secara online, kita tidak perlu mengklik save atau semacamnya sebagaimana program Office yang biasa kita gunakan, Google Docs akan menyimpang otomatis semua yang kita kerjakan tanpa harus mengklik suatu perintah khusus.
3. Fasilitas See Revision History
See Revision History OMG! Fasilitas ini bener-bener keren, ketika kita salah dalam mengerjakan sesuatu atau kita tidak setuju dengan pekerjaan teman kita yang telah mereka edit, kita dapat kembali ke editan sebelumnya dengan menggunakan See Revision History.  Coba deh tombol tersebut. Nanti disebelah kanan kita akan ada pilihan waktu editan dokumen dan coba klik salah satu waktu mundur.
4. Sharing and Privacy
Kita dapat mengelola aksesibilitas dokumen kita dengan menggunakan sharing and privacy, umumya ketika kita membuat dokumen baru dokumen akan terbatas hanya untuk kita saja
 Nah, kalau kita ingin mendistribusikan file kita ke orang teman atau rekan kerja kita, kita dapat menambahkan alamat email teman kita agar mereka dapat mengakses dokumen ini dengan cara mengklik tulisan Private to only me  disebelah gambar gembok.
 Masukan nama akun google, alamat email atau groups yang kita inginkan untuk menggunakan dokumen kita, pada bagian kanan kita dapat memilih apakah mereka dapat mengrubah dokumen (can edit) atau hanya dapat membaca (can read). Pada saat mengundang teman, kita juga dapat memasukan pesan khusus saat mengundang teman kita.
5. Mencetak(printing)
Dengan Google Docs kita bisa langsung mencetak dokumen dan mengatur halaman seperti layaknya “page setup” di aplikasi office lainnya.
6. Translate document
Yang menarik dibandingkan dengan aplikasi Office lainnya, Google Docs memiliki kemampuan untuk menerjemahkan dokumen karena sudah built in dengan layanan Google Translate. Walaupun hasilnya tidak mungkin 100% benar karena menggunakan algoritma komputer seperti layaknya Google Translate. Namun layanan ini hasilnya lumayan juga (ketahuan deh suka pake Google Translate :p)
Caranya mudah, pilih tools > translate document, lalu ketik nama file baru dengan hasil terjemahan dan pilih bahasanya. Nantinya dokumen terjemahan akan menjadi dokumen baru yang terpisah dari dokumen awal dengan bahasa aslinya.
7. Bisa diakses dimana saja!
Nggak perlu lagi bawa flashdisk dan semacamnya, dengan Google Docs ini kamu bisa mengakses dokumen yang kamu buat dimana saja asalkan ada koneksi internet. selain itu Google dengan Google Docs kita nggak perlu repot-repot mengirim dokumen lewat email agar teman kita dapat membaca dokumen yang kita buat, cukup berikan akses kepada mereka lewat sharing settings, lalu mereka dapat membaca dan mendownload dokumen kita tanpa harus membuka email.

Rabu, 19 Maret 2014

Akhir Maret, Android Nokia X Masuk Indonesia

Nokia telah memperkenalkan ponsel pintar Android pertamanya, Nokia X, akhir Februari lalu di Barcelona, Spanyol. Nokia menggambarkan, Nokia X tak lama lagi akan dipasarkan di Indonesia.

Sumber tepercaya yang familiar dengan kabar ini mengatakan kepada KompasTekno bahwa Nokia X akan diluncurkan di Indonesia pada akhir Maret 2014.

Belum diketahui, tanggal pasti peluncuran Nokia X di Indonesia. Sumber itu hanya mengatakan, "akan diluncurkan akhir bulan Maret".

Pada tahap awal, Nokia akan memasarkan model Nokia X terlebih dahulu. Nokia X nampaknya akan dijual di kisaran harga Rp 1,5 juta.

Setelah itu, kemungkinan Nokia akan memasarkan model Nokia X+ dan Nokia XL. Kedua model ini memiliki spesifikasi komponen yang sedikit lebih tinggi dibandingkan model Nokia X.

Pekan lalu, Nokia X telah diluncurkan di Malaysia dengan harga 399 ringgit atau sekitar Rp 1,4 juta. Kemudian, pada 10 Maret 2014, Nokia X hadir di India dengan harga 8.600 rupee atau sekitar Rp 1,6 juta. Di India, model Nokia X+ dan XL juga menyusul.

Spesifikasi Nokia X


Nokia X menggunakan komponen prosesor Qualcomm MSM8225 Snapdragon S4 Play jenis dual-core Cortex-A5 1 GHz, kapasitas RAM 512 MB, memori internal 4 GB, layar 4 inci resolusi 800 x 480 piksel, kamera 5 MP, mendukung kartu SIM ganda (GSM), dan memakai baterai 1.500 mAh.

Ponsel seri Nokia X menggunakan basis sistem operasi Android 4.1.2 (Jelly Bean) yang telah dimodifikasi oleh Nokia.

Dalam mengembangkan Android, Nokia hanya memanfaatkan lisensi Android Open Source Project (AOSP) dari Google yang bisa digunakan siapa saja secara gratis karena sistem operasi ini bersifat terbuka (open source).

Dengan ini, perusahaan bisa mengubah tampilan antarmuka Android di Nokia X sehingga terlihat seperti tampilan Windows Phone yang kental dengan nuansa kotak-kotak.

Sementara itu, Nokia tidak membeli lisensi layanan mobile Google yang disebut Google Mobile Service (GMS). Oleh karenanya, ponsel seri Nokia X tidak menyediakan secara default, aplikasi dan layanan Google, yakni Gmail, YouTube, Google Maps, Hangouts, Play Store, hingga jejaring sosial Google+.

Bahkan, sistem Nokia X tidak mendukung antarmuka pemrograman aplikasi atau application programming interface (API) buatan Google. Nokia meminta aplikasi-aplikasi Android yang memanfaatkan API Google agar dimodifikasi, dan menggunakan API buatan Nokia.

Sumber : http://tekno.kompas.com/read/2014/03/13/0937025/Akhir.Maret.Android.Nokia.X.Masuk.Indonesia

Sony Resmi Rilis Perangkat Virtual Reality

Rumor yang menyatakan bahwa Sony sedang menyiapkan perangkat headset virtual reality (VR) telah terbukti. Di sela-sela ajang Game Developer Conference (GDC), Sony akhirnya memperkenalkan perangkat tersebut secara resmi, Selasa (18/3/2014).

"Virtual Reality adalah inovasi berikutnya dari PlayStation yang mungkin akan mengubah masa depan game," kata Shuhei Yoshida, President Sonys Worldwide Studios.

Akan tetapi, perangkat VR tersebut masih dalam tahap purnarupa. Perangkat yang disebut Sony sebagai "Project Morpheus" ini masih mungkin berubah, baik bentuk maupun fitur-fitur yang dibesutnya.

Sony memperkenalkan proyek tersebut di ajang GDC dengan harapan para pengembang dapat memberikan saran sebelum Sony memutuskan untuk memproduksi versi final dari perangkat tersebut.

Project Morpheus sendiri, seperti dikutip dari Engadget, hadir dalam dua bagian utama, yaitu layar dan sensor pengenal gerak.

Dari segi spesifikasi, Morpheus dilengkapi dengan layar dengan resolusi 1080 piksel, memiliki bidang pandang hingga 90 derajat, refresh rate 1000 Hz, dan pengenal gerak hingga 360 derajat. Perangkat ini memiliki fitur suara yang dinamakan "true spatial sound" atau efek suara 3D.

Purwarupa tersebut dilengkapi dengan sebuah kabel sepanjang 5 meter. Masih belum jelas, apakah Sony akan menghilangkan kabel tersebut atau tidak di produk final dari Morpheus nantinya.

Untuk saat ini, Morpheus hanya bisa difungsikan di konsol PlayStation 4 saja.

Nama-nama developer besar, seperti Crytek dan Epic Games, sudah menyatakan kesiapannya untuk membuat konten bagi Morpheus. Diharapkan, nama-nama developer game besar lainnya akan segera bergabung ke pengembangan game untuk Morpheus.

Anti-Air, Galaxy S5 Kok Dilarang Direndam

Salah satu fitur baru yang disematkan oleh Samsung pada andalan barunya, Galaxy S5, adalah ketahanan terhadap debu dan air melalui sertifikasi IP67. Namun, ternyata perangkat ini memiliki keterbatasan yang tak boleh dilampaui terkait hal tersebut.

"Galaxy S5 ini bukan waterproof (kedap air), tapi water resistant (tahan air)," ujar Senior Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia Febri Rusli, dalam Media Pre-Briefing Galaxy S5, Rabu (19/3/2014), di Jakarta.

Meski mirip, kedua istilah itu memiliki perbedaan mendasar. Waterproof digunakan untuk mengacu pada alat atau perangkat yang benar-benar kedap air dan bisa direndam hingga kedalaman tertentu, contohnya jam tangan yang dirancang untuk menyelam.

Sementara itu, water resistant biasanya untuk perangkat yang bisa bertahan sekadar dari cipratan air saja.

Febri menambahkan bahwa Galaxy S5 tidak ditujukan untuk penggunaan di dalam air.

"Jadi, bukan untuk sengaja membawa ke air, tapi lebih kepada kejadian (terkena air) yang tidak sengaja di kehidupan sehari-hari, misalnya ketika terjebak hujan," ujarnya.

Lalu, mengapa Samsung tidak membuat Galaxy S5 kedap air sepenuhnya? Menurut Febri, keputusan tersebut didasarkan pada hasil survei pasar, di mana pihaknya menemukan bahwa sebagian besar pengguna tidak membutuhkan kapabilitas tersebut.

Kendati demikian, Galaxy S5 ternyata masih bisa bertahan meski tercemplung ke dalam air. Hal ini didemonstrasikan dalam acara pre-briefing tersebut, di mana sebuah Galaxy S5 tetap berfungsi normal setelah direndam di dalam sebuah wadah yang penuh berisi air.

Sertifikasi IP67 sendiri memang mensyaratkan sebuah perangkat bisa bertahan di air sedalam 1 meter selama 30 menit. Galaxy S5 dilengkapi sejumlah sarana khusus untuk menunjang ketahanannya terhadap air, seperti cover penutup pada slot USB dan segel karet yang melindungi bagian elektronik pada sisi belakang.

Toh, pada akhirnya pihak Samsung memilih untuk tak menonjolkan ketahanan air dari Galaxy S5. Mungkin ini untuk mencegah pengguna agar jangan sampai terlalu "antusias" dan membawa perangkat ini berenang atau menyelam?

Sumber : http://tekno.kompas.com/read/2014/03/19/1910267/Anti-Air.Galaxy.S5.Kok.Dilarang.Direndam.

Kamis, 13 Maret 2014

Partai Pilihan ku

Siapapun orang nya..
Apapun partainya...
Berapapun no urutnya..
aku ga akan peduli,, aku ga akan peduli sama warna bendera.. aku ga akan silau sama kebesarannya.. dan aku tak akan takut sama kegarangannya,  partai pilihanku adalah. Partai apapun juga yg penting pemimpin atau DPR nya. Adalah sodara atau temen deket, mau itu partai empot ayam atau goyang ngecor,, aku akan pilih. Minimal jika dia menang aku gampang gamparinnya, secara yang jadi bupati adik saya, secara yg jd dewan keponakan saya, jadi partai saya adalah partai sodara saya yang nyalon jadi pemimpin.( tapi sampai detik ini belom ada keluarga atau temen saya nyalon jadi pemimpin) ,, makanya kalo pemilu saya lebih sibuk di rumah sendiri.(Golput)

Menurut pandangan saya golput itu ada 3 macam :
1. Golput Teknis : golput karena masalah teknis, seperti : surat suara rusak, bencana alam sehingga tidak dapat datang keTPS.
2. Golput Psikologis : golput karena masyarakat sudah semakin sadar akan prilaku busuk dan munafik para penyelenggara negara dan wakil rakyat atau karena kebetulan yidak ada calon yang pas dihati.
3. Golput Ideologis : golput karena memiliki pemahaman ideologi yang berbeda dengan ideologi sekuler demokrasi aneh yang ada di negri ini.

Importir Bus Transjakarta Bantah Armada Direkondisi

Direktur PT San Abadi  Indra Krisna selaku agen tunggal pemegang merek (APTM) yang mengimpor bus Transjakarta membantah adanya upaya rekondisi bus yang didatangkan dari Cina itu. "Kalau hanya komponen minor, tidak masuk akal kami mengubah kondisi," kata Indra, Senin, 10 Februari 2014.
Indra mengatakan ATPM menyerahkan bus kepada vendor dalam kondisi serauts persen baru. Indra pun menyebutkan produsen bus, Ankai, bukanlah perusahaan sembarangan. "Dia (Ankai) perusahaan go public yang supply-nya sebagian besar ke Amerika Latin dan Eropa. Dia yang supply bus Euro 2012." Saat bus akan dikirim pun ada konsultan yang melakukan pengecekan final.

Dalam menghadapi masalah rusaknya bus Transjakarta ini, Indra mengaku berpasrah. "Ya, sudah terjadi." Dia mengaku berkomitmen untuk mengganti komponen bus gandeng yang rusak. "Proses penggantian ada yang kami sudah mulai ganti dan sudah dipesan, tapi belum datang spare part-nya." Sedangkan dalam soal Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB), dia berjanji memasok chasis ke vendor. (Baca: Busway Baru Jokowi dari Cina Barang Bekas?)

Seperti diberitakan sebelumnya, bus-bus Transjakarta yang baru diimpor diketahui bermasalah. Dari penelusuran Tempo, fanbelt bus ternyata mudah putus, AC sering mati atau bocor, mesin sering terlalu panas, dan beberapa bagian vital bus, seperti aki, turbo, dan radiator berkarat.

Tidak hanya itu, kekuatan ban kurang sehingga mudah kempis, tabung mesin meledak sendiri padahal tidak ada kebakaran, kompresor berjamur, dan pintu macet. Indikator bahan bakar pun mati, pelek berkarat, pemasangan sambungan bus gandeng atau harmonika tidak presisi, mesin susah dinyalakan, dan pendingin mesin bocor.

Sumber : http://www.tempo.co/read/news/2014/02/11/064552945/Importir-Bus-Transjakarta-Bantah-Armada-Direkondisi

Perkembangan Jean dari waktu kewaktu

Celana jeans Levis sampai sekarang masih saja digemari masyarakat dunia. Kantong kecil di depan celana ternyata menyimpan kisah sejarah tersendiri. Sebuah kisah menggambarkan sejarah celana jeans yang telah diciptakan oleh Levi Strauss tahun 1880 ini, delapan tahun setelah jeans masuk ke Amerika Serikat (AS) tahun 1872.

Produk desain pertama memang dikhususkan bagi para penambang emas. Celana ini memiliki 5 saku, 2 di belakang dan 2 di depan, dan 1 saku kecil dalam saku depan sebelah kanan. Karena diperuntukkan bagi para penambang, saku ini tentu bukan sekedar untuk asesoris saja. Tetapi saku kecil ini dirancang untuk menyimpan butiran-butiran emas yang berukuran kecil. Di jaman modern ini celana jeans telah diproduksi dalam berbagai merek. Tetapi tampilan akntong kecil di bagian depan tidak pernah hilang. Bisa saja saat ini kantong kecil tersebut dipertahankan karena berfungsi untuk menyimpan benda-benda kecil seperti uang receh, karcis parkir, kunci dan lain sebagainya.

Kisah Strauss

Berkas:Levi Strauss.jpgLevi Strauss adalah seorang produsen pakaian Amerika Serikat kelahiran Jerman. Namanya menjadi merk jins Levi’s. Ia terlahir sebagai Löb Strauß di Buttenheim, Bayern, dari keluarga Yahudi. Pada tahun 1847 Strauss pindah bersama ibu dan 2 saudarinya ke New York, Amerika Serikat untuk bergabung dengan ke-2 saudaranya Jonas dan Louis Löb, yang memiliki bisnis barang kering. Pada 1850 mengubah namanya menjadi Levi Strauss, dan pada tahun 1853 pindah ke San Francisco, California untuk membuka perusahaannya sendiri Levi Strauss & Co. Strauss lahir 26 Februari 1829 dan meninggal 26 September 1902 pada umur 73 tahun.
Jeans Levis pertama kali dibuat di Genoa, Italia tahun 1560-an. Kain celana ini biasa dipakai oleh angkatan laut. Orang Prancis menyebut celana ini dengan sebutan “bleu de Génes”, yang berarti biru Genoa. Meski tekstil ini pertama kali diproduksi dan dipakai di Eropa, tetapi sebagai fashion, jeans dipopulerkan di

AS oleh Levi Strauss, seorang pemuda berusia dua puluh tahunan yang mengadu
peruntungannya ke San Francisco sebagai pedagang pakaian. Ketika itu, AS sedang
dilanda demam emas.
Akan tetapi, sampai di California semua barangnya habis terjual, kecuali sebuah tenda yang terbuat dari kain kanvas. Kain kanvas ini dipotongnya dan dibuatnya menjadi beberapa celana yang dijual pada para pekerja tambang emas. Dan ternyata para pekerja menyukainya karena celana buatan Strauss tahan lama dan tak mudah koyak. Merasa mendapat peluang, Strauss menyempurnakan “temuannya” dengan memesan bahan dari Genoa yang disebut “Genes”, yang oleh Strauss diubah menjadi “Blue Jeans”.
Di sinilah para penambang tambah menyukai celana buatan Strauss dan “menobatkan” celana itu sebagai celana resmi para penambang. Para penambang emas itu menyebut celana Strauss dengan “those pants of Levi`s” atau “Celana Si Levi”. Sebutan inilah yang mengawali merek dagang pertama celana jeans pertama di dunia.

Naluri bisnis Strauss yang tajam membuatnya mengajak pengusaha sukses Jakob Davis untuk bekerja sama, dan pada tahun 1880 kerja sama itu melahirkan pabrik celana jeans pertama. Dan produk desain mereka yang pertama adalah “Levi`s 501″.
Levi Strauss & Co. adalah produsen pakaian Amerika Serikat yang didirikan pada tahun 1853 oleh Levi Strauss. Perusahaan ini bersifat internasional dengan 3 divisi geografis Levi Strauss North Americas, bermarkas di San Francisco, Levi Strauss Europe, dengan markas di Kota Brusel dan Levi Strauss Asia Pacific, markas di Singapura. Jumlah karyawan perusahaan Levi Strauss & Co. sampai saat ini telah mencapai sekitar 8.850 di seluruh dunia.