Minggu, 04 Mei 2014

Desas Desus Windows XP Akan di Tutup Pada Tahun 2014

Memang sebelumnya ada desas-desus yang mengatakan bahwa Microsoft akan memperpanjang usia Windows XP hingga tahun 2020, namun nyatanya tetap saja bahwa Windows XP akan ditutup tahun 2014. Bahkan keseriusan Microsoft semakin terlihat ketika mereka semakin gencar mengimbau para pengguna Windows XP untuk segera secepatnya beralih ke Windows 7 maupun Windows 8. Keadaan ini memaksa banyak pengguna Windows XP mau tidak mau berganti OS terbaru.


Mungkin Anda akan bertanya-tanya benarkah pada tahun 2014 Windows XP benar-benar tidak dapat digunakan? Anda jangan salah paham dulu menanggapi berita ini, karena sebenarnya yang dimaksud dengan penutupan ini, Microsoft akan menghentikan seluruh dukungan teknis Windwos XP, tepatnya sampai pada tanggal 8 April 2014. Apabila Anda masih menggunakan Windows XP setelah tanggal 8 April 2014, maka dikhawatirkan kemungkinan besar komputer Anda akan menjadi korban serangan cyber karena sudah jelas bahwa Microsoft akan berhenti merilis pembaruan keamanan. Sejak tanggal tersebut Microsoft tidak akan lagi menyediakan pembaruan fitur-fitur beserta patch keamanan untuk seluruh sistem operasi Windows XP. Kemungkinan hal ini akan disusul dari berbagai aplikasi terbaru yang tidak akan support untuk Windows XP. Dengan rencana penghentian dukungan teknis terhadap Windows XP, akhirnya masalah ini menimbulkan pro kontra. Agaknya lebih banyak yang kontra, karena kabar Windows XP akan ditutup banyak menimbulkan kekhawatiran bagi berbagai perusahaan di seluruh dunia yang masih setia menggunakan XP.


Ada saja beberapa orang yang memang menyatakan tidak bisa pindah ke OS lain. Hal ini diketahui menurut sebuah survei yang dilakukan oleh perusahaan Inggris, Avanade, yang melibatkan sekitar 200 Direktur IT serta Chief Information Officer (CIO). Bagaimana tidak? Transisi lengkap dari OS Windows XP ke platform yang lebih baru diperkirakan dapat memakan waktu sampai 18 bulan. Karenanya, banyak perusahaan yang merasa khawatir dengan nasib sejumlah aplikasi yang dimiliki pada komputer dimeja kantor mereka. Banyak perusahaan yang sangat menyayangkan bahwa Windows XP akan ditutup secepat itu. Selain menghapus seluruh update keamanan bagi Windows XP, Microsoft juga mengupayakan penggunanya untuk meninggalkan XP melalui browser baru Internet Exploler 9 yang tentunya juga sudah tidak mendukung OS tersebut. Internet Exploler 9 hanya dapat dijalankan pada Windows versi Vista serta Windows 7.


Community Manager untuk Windows, Stephen Rose mengungkapkan bahwa Windows 7 sudah lama diadopsi oleh beberapa perusahaan besar, diantaranya adalah Boeing, Dell, Samsung maupun BMW. Perusahaan yang bermarkas di Redmond, Washington, Amerika Serikat ini juga menambahkan bahwa kurang dari setengah semua organisasi besar mulai bermigrasi dari Windows XP ke Windows 7. Bahkan lebih lanjut dikatakan spesialis TI, 1E, setidaknya satu dari empat perusahaan sudah mengganti OS lama mereka ke Windows 7 pada akhir tahun 2012 lalu. Meski demikian, berdasarkan data pada Net Applications, pengguna Windows XP tergolong masih sangat banyak. Bahkan berdasarkan data dari StatCounter, lebih dari sepertiga PC yang digunakan saat ini masih menggunakan OS Windows XP dan kebanyakan penggunanya berasal dari negara-negara berkembang. Merayu pengguna setia Windows XP untuk beralih ke OS terbaru memang bukan pekerjaan yang mudah. Hal tersebut kemungkinan karena faktor keterbiasaan serta biaya.

Teror Heartbleed Merebak, Trend Micro Sediakan Scanner Gratis

Teror Heartbleed melanda pengguna internet di seluruh dunia. Bagi yang ingin melihat apakah website yang dikunjungi terinfeksi Heartbleed atau tidak, perusahaan keamanan Trend Micro merilis scanner Heartbleed untuk komputer dan perangkat mobile.

Kedua scanner tersebut dapat diakses secara gratis. Pengguna browser Google Chrome bisa menginstal plug-in Trend Micro Heartbleed Detector yang dapat diakses melalui Chrome Web Store. Sedangkan bagi perangkat mobile, Anda dapat mengunduhnya melalui Google Play Store.

Trend Micro Heartbleed Detector merupakan sebuah plug-in Chrome multi-platform untuk pengguna komputer berbasis Mac dan Windows. Dengan tools ini Anda dapat mengecek apakah URL dan aplikasi yang hendak diinstal rawan terhadap Heartbleed.

Menurut para peneliti di Trend Micro, mobile apps memiliki tingkat kerawanan yang sama dengan sejumlah website terkemuka yang telah dinyatakan rawan akan ancaman Heartbleed Bug. Karena itulah Trend Micro mengembangkan Heartbleed Detector untuk mengecek apakah URL website dan aplikasi mobile yang terinstal pada perangkat tersebut rawan akan OpenSSL bug.

Jika benar terdapat celah kerawanan pada aplikasi tersebut, maka detektor akan segera memberikan peringatan kepada pengguna dan memberikan pilihan untuk uninstall  aplikasi yang rawan tersebut.

"Melihat bahwa kini berbelanja aplikasi dan melakukan transaksi melalui perangkat mobile adalah sesuatu yang lazim, Trend Micro merasa perlu untuk menghadirkan sebuah solusi yang dirancang supaya dapat memberikan perlindungan penuh. Kami memandang bahwa ancaman Heartbleed ini adalah masalah yang serius dan akan selalu muncul di kemudian hari," kata Dhany Sulistyo, Sales Director Trend Micro melalui keterangan resmi perusahaan.

Jangan anggap enteng

Celah kemanan Heartbleed sendiri bukanlah ancaman cyber  yang bisa dianggap enteng. Meski banyak website terkemuka di seluruh dunia telah menambal sistem mereka dari celah keamanan Heartbleed, pemilik web diimbau tetap harus berhati-hati.

Sebab berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh perusahaan informasi keamanan Sucuri, sekitar 20.320 website diketahui masih rentan.

Kerentanan yang dihasilkan oleh bug Heartbleed disinyalir merupakan bencana besar terbesar sepanjang internet berlangsung. Siapapun yang menggunakan internet bisa menjadi korban dari hacker yang memanfaatkan Heartbleed.

Celah Heartbleed dianggap serius karena terdapat pada kriptografi OpenSSL, yang digunakan pada enkripsi HTTPS yang dipakai banyak website. Bug tersebut memungkinkan penyerang untuk mengambil informasi yang sangat rahasia, termasuk data login.

"Harapan Sepak Bola Indonesia Ada di Timnas U-19"

Legenda hidup sepak bola Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto mengatakan sepak bola Indonesia masih bisa bersuara di kancah internasional.

Hal tersebut disampaikan pemain yang akrab dipanggil Si Kurus di sela-sela acara launching program Brazil 11 winners yang diadakan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Minggu pagi (13/4/2014).

Melihat perkembangan timnas saat ini, Kurniawan sangat mengapresiasi performa timnas Indonesia U-19 di bawah asuhan pelatih Indra Sjafrie. Dengan persiapan yang matang serta penambahan jam terbang, diharapkan tim Garuda Muda bisa berbicara banyak di kawasan Asia maupun internasional.

"Ya saat ini saya melihat timnas U-19 bisa menjadi harapan warga Indonesia. Mungkin dengan bertambahnya pengalaman mereka di event yang diikuti bisa menjadikan mereka tim yang solid dan bagus," jelas Kurniawan kepada wartawan.

Keberhasilan timnas U-19 menggondol Piala AFF U-19 tahun lalu menjadi bukti Indonesia memiliki bibit pemain dan tim potensial untuk berlaga di ajang yang lebih prestis. Akan tetapi, mantan pemain Persija itu mengatakan, jangan memberikan harapan berlebih pada skuad U-19.

Menurutnya, Evan Dimas dkk hanya memerlukan dukungan penuh dari segenap warga Indonesia.

"Walau mereka (Timnas U-19) pernah memberikan gelar juara, namun tak baik jika menumpahkan ekspektasi berlebih karena hanya akan jadi tekanan berat bagi mereka," ia memungkasi.

Timnas U-19 saat ini tengah menjalani rangkaian tur ujicoba di Timur Tengah. Usai dua kali berhadapan dengan Timnas U-19 Oman, skuad Garuda Muda yang kini telah tiba di Uni Emirat Arab akan menjajal Timnas UEA U-19 dan klub Al-Shabab.

Sumber : http://www.bola.inilah.com

May Day, Buruh Buang Sampah sampai 8 Ton

Peringatan Hari Buruh Internasional yang berlangsung pada Kamis (1/5/2014) menyisakan tumpukan sampah mencapai 8 ton.

"Jumlah tersebut paling banyak dikumpulkan di Jalan Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Istana Negara, dan Jalan Medan Merdeka Barat," kata Wakil Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Isnawa Adji

Jumlah enam ton dihasilkan dari sampah di jalan protokol, sedangkan dua ton sisanya berasal dari wilayah industri, seperti di kawasan Pulogadung dan Cakung.

Untuk membersihkan sampah sisa buruh, pihaknya telah menyiagakan Suku Dinas Kebersihan Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur. Sampah-sampah diambil dengan kendaraan tipe kecil sebanyak tiga unit, mobil Kijang operasional bak terbuka sebanyak tiga unit, pengawas sebanyak enam orang, serta tukang sapu hingga 100 orang. Petugas kebersihan, kata dia, langsung menyapu sampah seusai demo kemarin. 

Adji menjelaskan, berdasarkan studi komposisi sampah, tiap individu berpotensi menghasilkan sampah 0,6-0,7 kilogram per hari. Namun, karena May Day kemarin merupakan hari libur nasional, maka berpengaruh pada volume sampah. Sampah rumah tangga tidak mencapai 5.000 ton. Tiap harinya, warga DKI membuang sampah mencapai 6.300-6.700 ton per hari.

"Jadi, meskipun tidak menumpuk seperti hari biasa. Di hari buruh, ada peningkatan antara 6 sampai 8 ton dibanding hari biasa," kata Adji. 

Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Saptastri Ediningtyas mengatakan, sampah itu langsung dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi. Untuk antisipasi demo hari ini, pihaknya telah menyiagakan petugas. "Jumlahnya 100 orang di jalan protokol," kata Tyas.


Sumber : www.kompas.com

Jokowi For Presiden

Sejumlah warga terus memberikan dukungan terhadap Capres Joko Widodo yang diusung PDIP untuk memenangkan pertarungan Pilres. Kali ini, warga memberikan dukungannya dengan membawa sedikitnya 1.161 spanduk bertuliskan 'Jokowi For Presiden' yang dibawa dari halaman Balai Kota menuju depan Istana Negara di Jakarta Pusat, Minggu (4/5).

Spanduk dukungan terhadap pria yang akrab disapa Jokowi itu dibawa warga dengan ukuran sepanjang 1.709 meter. Beberapa juga menuliskan kata-kata "Jokowi for presiden".

Acara dimulai dari seberang Balai Kota sekitar pukul 06.30 WIB menuju ke arah Gedung Indosat kemudian belok kanan ke arah Istana. Sekitar pukul 08.30 WIB, warga lalu membentangkan spanduk itu di depan Istana Negara.

Hal tersebut, tampak menyedot perhatian para pengguna jalan yang ada di depan Istana Negara. Ahmad Budi Prasetyo, (53), seorang pejalan kaki yang sedang berolahraga pagi di dekat Istana Negara mengatakan, dirinya tidak menyangka kalau ada warga ibu kota yang cukup antusias memberikan dukungan kepada Jokowi.

Terlebih lagi, dukungan itu diberikan dalam bentuk pembuatan spanduk berukuran besar yang dibawa berjalan kaki dari sekitar rumah warga.

"Enggak menyangka saja. Saat saya lewat sini kok ada yang ramai-ramai. Saya kira apa, ternyata itu warga dan simpatisannya Jokowi yang tengah menggalang dukungan untuk pencapresan Jokowi di Pilres besok," kata dia.

Seorang warga yang ikut dalam acara dukungan terhadap Jokowi kali ini, Sita Nirmalasari, mengaku, dirinya memang mendukung Gubernur DKI Jakarta itu untuk menjadi Presiden Indonesia pada periode berikutnya lantaran Jokowi bisa memberikan perubahan yang cukup bagus bagi warga lokal.

"Jadi tidak hanya tegas dalam memimpin, tapi dia juga sering membuat gebrakan-gebrakan yang bisa membuat warga Jakarta menjadi lebih baik lagi," jelas dia.

Sumber : http://www.merdeka.com

Sejarah Teknologi Augmented Reality

Secara umum, Augmented Reality (AR) adalah penggabungan antara objek virtual dengan objek nyata. Sebagai contoh, adalah saat stasiun televisi,menyiarkan pertandingan sepak bola, terdapat objek virtual, tentang skor pertandingan yang sedang berlangsung.Menurut Ronald Azuma pada tahun 1997, Augmented Reality adalah menggabungkan dunia nyata dan virtual, bersifat interaktif secara real time, dan merupakan animasi 3D. Sejarah tentang Augmented Reality dimulai dari tahun 1957-1962, ketika seorang penemu yang bernama Morton Heilig, seorang sinematografer, menciptakan dan memapatenkan sebuah simulator yang disebut Sensorama dengan visual, getaran dan bau. Pada tahun 1966, Ivan Sutherland menemukan head-mounted display yang dia claim adalah, jendela ke dunia virtual.
Tahun 1975 seorang ilmuwan bernama Myron Krueger menemukan Videoplace yang memungkinkan pengguna, dapat berinteraksi dengan objek virtual untuk pertama kalinya. Tahun 1989, Jaron Lanier, memeperkenalkan Virtual Reality dan menciptakan bisnis komersial pertama kali di dunia maya, Tahun 1992 mengembangkan Augmented Reality untuk melakukan perbaikan pada pesawat boeing, dan pada tahun yang sama, LB Rosenberg mengembangkan salah satu fungsi sistem AR, yang disebut Virtual Fixtures, yang digunakan di Angkatan Udara AS Armstrong Labs, dan menunjukan manfaatnya pada manusia, dan pada tahun 1992 juga, Steven Feiner, Blair Maclntyre dan dorée Seligmann, memperkenalkan untuk pertama kalinya Major Paper untuk perkembangan PrototypeAR.
Pada tahun 1999, Hirokazu Kato, mengembangkan ArToolkit di HITLab dan didemonstrasikan di SIGGRAPH, pada tahun 2000, Bruce.H.Thomas, mengembangkan ARQuake, sebuah Mobile Game AR yang ditunjukan di International Symposium on Wearable Computers.
Pada tahun 2008, Wikitude AR Travel Guide, memperkenalkan Android G1 Telephone yang berteknologi AR, tahun 2009, Saqoosha memperkenalkan FLARToolkit yang merupakan perkembangan dari ArToolkit. FLARToolkit memungkinkan kita memasang teknologi AR di sebuah website, karena output yang dihasilkan FLARToolkit berbentuk Flash. Ditahun yang sama, Wikitude Drive meluncurkan sistem navigasi berteknologi AR di Platform Android. Tahun 2010, Acrossair menggunakan teknologi AR pada I-Phone 3GS.
Bidang-bidang yang pernah menerapkan teknologi Augmented Reality adalah:
  1. Kedokteran (Medical): Teknologi pencitraan sangat dibutuhkan di dunia kedokteran, seperti misanya, untuk simulasi operasi, simulasi pembuatan vaksin virus, dll. Untuk itu, bidang kedokteran menerapkan Augmented Reality pada visualisasi penelitian mereka.
  2. Hiburan (Entertainment): Dunia hiburan membutuhkan Augmented Reality sebagai penunjang efek-efek yang akan dihasilkan oleh hiburan tersebut. Sebagai contoh, ketika sesorang wartawan cuaca memperkirakan ramalan cuaca, dia berdiri di depan layar hijau atau biru, kemudian dengan teknologi augmented reality, layar hijau atau biru tersebut berubah menjadi gambar animasi tentang cuaca tersebut, sehingga seolah-olah wartawan tersebut, masuk ke dalam animasi tersebut.
  3. Latihan Militer (Military Training): Militer telah menerapkan Augmented Reality pada latihan tempur mereka. Sebagai contoh, militer menggunakan Augmented Reality untuk membuat sebuah permainan perang, dimana prajurit akan masuk kedalam dunia game tersebut, dan seolah-olah seperti melakukan perang sesungguhnya. 
  4. Engineering Design: Seorang engineering design membutuhkan Augmented Reality untuk menampilkan hasil design mereka secara nyata terhadap klien. Dengan Augmented Reality klien akan tahu, tentang spesifikasi yang lebih detail tentang desain mereka.
  5. Robotics dan Telerobotics: Dalam bidang robotika, seorang operator robot, mengunnakan pengendari pencitraan visual dalam mengendalikan robot itu. Jadi, penerapan Augmented Reality dibutuhkan di dunia robot.
  6. Consumer Design: Virtual reality telah digunakan dalam mempromsikan produk. Sebagai contoh, seorang pengembang menggunkan brosur virtual untuk memberikan informasi yang lengkap secara 3D, sehingga pelanggan dapat mengetahui secara jelas, produk yang ditawarkan. (Anggriyadi,2012)

Kamis, 01 Mei 2014

Cloud Computing dan Aplikasinya

Cloud Computing adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer (‘komputasi‘) dan pengembangan berbasis Internet (‘awan’). Awan (cloud) adalah metefora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer tersebut, awan (cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya. Ia adalah suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service), sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet (“di dalam awan”)  tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya. Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE Internet Computing “Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain.” Itu semua menurut Wikipedia.
Untuk itu Cloud computing tidak lama lagi akan menjadi realita, dan ini akan memaksa para IT professional untuk cepat mengadaptasi yang dimaksud dengan teknologi ini. Akibat dari keadaan sosial ekonomi yang terus mengalami revolusi yang sangat cepat sehingga melahirkan cloud computing, dimana teknologi ini dibutuhkan untuk kecepatan dan realibilitas yang lebih dari teknology yang sebelumnya sehingga teknologi ini nantinya akan mencapai pada tingkat investasi dalam term cloud service yang cepat dan mudah.
Cloud sudah hadir di depan kita saat ini, namun apa itu cloud ? kemana tujuanya ? dan apa resikonya? dan bagaimana organisasi IT mempersiapkan ini ? itulah pertanyaan yang setidaknya akan hadir oleh beberapa praktisi ataupun peminat IT, Cloud computing pada dasaranya adalah menggunakan Internet-based service untuk meng support business process. Cloud service biasanya memiliki beberapa karakteristik, diantaranya adalah:
Sangat cepat di deploy, sehingga cepat berarti instant untuk implementasi.
  • Nantinya biaya start-up teknologi ini mungkin akan sangat murah atau tidak ada dan juga tidak ada investasi kapital.
  • Biaya dari service dan pemakaian akan berdasarkan komitmen yang tidak fix.
  • Service ini dapat dengan mudah di upgrade atau downgrade dengan cepat tampa adanya Penalty.
  • Service ini akan menggunakan metode multi-tenant (Banyak customer dalam 1 platform).
  • Kemampuan untuk meng customize service akan menjadi terbatas.
Teknologi cloud akan memberikan kontrak kepada user untuk service pada 3 tingkatan:
  • Infrastructure as Service, hal ini meliputi Grid untuk virtualized server, storage & network. Contohnya seperti  Amazon Elastic Compute Cloud dan Simple Storage Service.
  • Platform-as-a-service: hal ini memfokuskan pada aplikasi dimana dalam hal ini memungkinkan developer untuk tidak memikirkan hardware dan tetap fokus pada application development nya tampa harus mengkhawatirkan operating system, infrastructure scaling, load balancing dan lainya. Contoh nya yang telah mengimplementasikan ini adalah Force.com dan Microsoft Azure investment.
  • Software-as-a-service: Hal ini memfokuskan pada aplikasi denga Web-based interface yang diakses melalui Web Service dan Web 2.0. contohnya adalah Google Apps, SalesForce.com dan social network application seperti FaceBook.
Beberapa investor saat ini masih mencoba untuk mengekplorasi adopsi teknologi cloud ini untuk dijadikan bisnis sebagaimana  Amazon dan Google telah memiliki penawaran khusus pada untuk teknologi cloud,Microsoft dan IBM juga telah melakukan investasi jutaan dollar untuk ini.
Melihat dari tren ini kita dapat memprediksi masa depan, standard teknologi akan menjadi lebih sederhana karena ketersediaan dari banyak cloud service.

Resiko Cloud computing

Sebagaimana yang dikatakan sebagai bisnis service, dengan teknologi cloud anda sebaiknya mengetahui dan memastikan apa yang anda bayar dan apa yang anda investasikan sepenuhnya memang untuk kebutuhan anda menggunakan service ini. Anda harus memperhatikan pada beberapa bagian yaitu:
  • Service level – Cloud provider mungkin tidak akan konsisten dengan performance dari application atau transaksi. Hal ini mengharuskan anda untuk memahami service level yang anda dapatkan mengenai transaction response time, data protection dan kecepatan data recovery.
  • Privacy - Karena orang lain / perusahaan lain juga melakukan hosting kemungkinan data anda akan keluar atau di baca oleh pemerintah U.S. dapat terjadi tampa sepengetahuan anda atau approve dari anda.
  • Compliance - Anda juga harus memperhatikan regulasi dari bisnis yang anda miliki, dalam hal ini secara teoritis cloud service provider diharapkan dapat menyamakan level compliance untuk penyimpanan data didalam cloud, namun karena service ini masih sangat muda anda diharapkan untuk berhati hati dalam hal penyimpanan data.
  • Data ownership – Apakah data anda masih menjadi milik anda begitu data tersebut tersimpan didalam cloud? mungkin pertanyaan ini sedikit aneh, namun anda perlu mengetahui seperti hal nya yang terjadi pada Facebook yang mencoba untuk merubah terms of use aggrement nya yang mempertanyakan hal ini.
  • Data Mobility – Apakah anda dapat melakukan share data diantara cloud service? dan jika anda terminate cloud relationship bagaimana anda mendapatkan data anda kembali? Format apa yang akan digunakan ? atau dapatkah anda memastikan kopi dari data nya telah terhapus ?
Untuk sebuah service yang masih tergolong kritis untuk perusahaan anda, saran terbaik adalah menanyakan hal ini se detail detailnya dan mendapatkan semua komitmen dalam keadaan tertulis. Di dalam Komputasi awan pun ada  suatu konsep umum yang mencakup SaaS, Web 2.0, dan tren teknologi terbaru lain yang dikenal luas, dengan tema umum berupa ketergantungan terhadap Internet untuk memberikan kebutuhan komputasi pengguna. Sebagai contoh, Google Apps menyediakan aplikasi bisnis umum secara daring yang diakses melalui suatu penjelajah web dengan perangkat lunak dan data yang tersimpan di server.
Nah, karena fitur yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari (terutama mahasiswa) dokumen-dokumen text dan presentasi, berikut ini cara-cara menggunakan Google Docs untuk pemula.
1. Sebelum masuk ke dalam Google Docs, pastikan kalian sudah memiliki akun universal Google. Apa itu akun universal Google? Jadi sekarang Google sudah mengintegrasikan akun Gmail untuk semua layanan fasilitas Google. Nah, kalau udah punya Gmail, gunakan akun itu untuk semua fasilitas Google.
2. Setelah pastikan anda memiliki aklun Google, sekarang saya minta anda untuk yakinkan diri anda bahwa anda sudah memiliki akun Google, kalau belum yakin silahkan kembali ke langkah pertama.
3. Bukan http://www.docs.google.com dan masukan akun Google.com pada bagian login.
 4. Setelah masuk ke Google Docs, nah ini adalah halaman tampak muka awal Google Docs, di bagian tengah yang paling jumbo sendiri itu nantinya akan diisi oleh dokumen yang kita miliki di Google Docs, yang pernah diedit dengan Google Docs atau dokumen orang lain yang mengundang kita untuk membaca / mengedit dokumen tersebut.
5. Untuk memulai kerja kita bisa memilih tombol “create new” atau langsung bekerja dengan membuka file yang sudah ada di kotak jumbo yang berisi daftar koleksi dokumen.
Nah, setelah bisa masuk ke Google Docs, kita bisa mulai bekerja, namun sebelumnya ada beberapa tips untuk menggunakan Google Docs.
1.   Fasilitas Upload dokumen
Di Microsoft Office atau atau Open Office, kita biasa mengenal perintah open document namun pada Google Docs ada 2 pilihan untuk membuka dokumen, yang pertama memilih dokumen di halaman awal Google Docs dan mengupload dokumen agar menjadi bagian dari dokumen online di dalam list koleksi Google Docs. Jadi kalau kita mau membuka dokumen di Google Docs caranya cukup mudah, langsung saja klik upload dan buka file yang sudah di upload.
2. Fasilitas Download dokumen
Sama seperti yang diatas, kita bisa menyimpan dokumen kita di server Google, namun kita juga bisa menyimpang file yang telah kita olah di Google Docs dengan cara memilih opsi file > download as. di download as ini memiliki banyak format penyimpanan dokumen walaupun tidak sekaya program office berbayar. Untuk menyimpan dokumen secara online, kita tidak perlu mengklik save atau semacamnya sebagaimana program Office yang biasa kita gunakan, Google Docs akan menyimpang otomatis semua yang kita kerjakan tanpa harus mengklik suatu perintah khusus.
3. Fasilitas See Revision History
See Revision History OMG! Fasilitas ini bener-bener keren, ketika kita salah dalam mengerjakan sesuatu atau kita tidak setuju dengan pekerjaan teman kita yang telah mereka edit, kita dapat kembali ke editan sebelumnya dengan menggunakan See Revision History.  Coba deh tombol tersebut. Nanti disebelah kanan kita akan ada pilihan waktu editan dokumen dan coba klik salah satu waktu mundur.
4. Sharing and Privacy
Kita dapat mengelola aksesibilitas dokumen kita dengan menggunakan sharing and privacy, umumya ketika kita membuat dokumen baru dokumen akan terbatas hanya untuk kita saja
 Nah, kalau kita ingin mendistribusikan file kita ke orang teman atau rekan kerja kita, kita dapat menambahkan alamat email teman kita agar mereka dapat mengakses dokumen ini dengan cara mengklik tulisan Private to only me  disebelah gambar gembok.
 Masukan nama akun google, alamat email atau groups yang kita inginkan untuk menggunakan dokumen kita, pada bagian kanan kita dapat memilih apakah mereka dapat mengrubah dokumen (can edit) atau hanya dapat membaca (can read). Pada saat mengundang teman, kita juga dapat memasukan pesan khusus saat mengundang teman kita.
5. Mencetak(printing)
Dengan Google Docs kita bisa langsung mencetak dokumen dan mengatur halaman seperti layaknya “page setup” di aplikasi office lainnya.
6. Translate document
Yang menarik dibandingkan dengan aplikasi Office lainnya, Google Docs memiliki kemampuan untuk menerjemahkan dokumen karena sudah built in dengan layanan Google Translate. Walaupun hasilnya tidak mungkin 100% benar karena menggunakan algoritma komputer seperti layaknya Google Translate. Namun layanan ini hasilnya lumayan juga (ketahuan deh suka pake Google Translate :p)
Caranya mudah, pilih tools > translate document, lalu ketik nama file baru dengan hasil terjemahan dan pilih bahasanya. Nantinya dokumen terjemahan akan menjadi dokumen baru yang terpisah dari dokumen awal dengan bahasa aslinya.
7. Bisa diakses dimana saja!
Nggak perlu lagi bawa flashdisk dan semacamnya, dengan Google Docs ini kamu bisa mengakses dokumen yang kamu buat dimana saja asalkan ada koneksi internet. selain itu Google dengan Google Docs kita nggak perlu repot-repot mengirim dokumen lewat email agar teman kita dapat membaca dokumen yang kita buat, cukup berikan akses kepada mereka lewat sharing settings, lalu mereka dapat membaca dan mendownload dokumen kita tanpa harus membuka email.